Rabu, 22 Februari 2017

Sejarah dan definisi SQL lengkap


A. Sejarah SQL
SQL dikembangkan pada akhir 70 an. Dimulai dari sebuah penelitian Jhony Oracle yang bekerja sebagai peneliti dari IBM di San Jose California. sejarah SQL ini tidak telepas dari project IBM yaitu System R yang tujuannya untuk meneliti Relational Database Server. dalam artikelnya Jhony membahas tentang kemungkinan pembuatan bahasa standar untuk mengakses data dalam database. bahasa standar tersebut kemudian diberi nama SEQUEL (Stuctured English Query Language)akan tetapi karena permasalahan hukum mengenai penamaan SEQUEL, IBM lalu mengubah namanya menjadi SQL. Implemantasi basis data relasional dikenal dengan System/R.System R ini di design oleh R.F. Boyce dan D.D. Chamberline.

B.Standarisasi SQLStandarisasi SQL dimulai sejak tahun 1986, diawali dengan dilaunchingnya standar SQL oleh ANSI. Standar ini kemudian disebut sebagai SQL86. Standar tersebut kemudian mengalami perbaikan-perbaikan pada tahun 1989, 1992.  Versi terakhir dikenal dengan SQL92. Selanjutnya pada tahun 1999 dikeluarkan standar baru yaitu SQL99 , hanya saja dalam perkembanganya DBMS umumnya mereferensi pada SQL92. Saat ini, sesungguhnya tidak ada server basis data yang 100% mendukung SQL92. Hal ini disebabkan masing-masing server memiliki gaya bahasanya sendiri-sendiri.

C. Pengertian SQL
SQL merupakan bahasa yang peling umim dipakai dalam pengolahan database rasional. bahasa ini adalah bahasa standar yang digunakan dlaam DBMS relasional. saat ini hampir semua Dbms mendukung bahasa ini untuk pengelolaan datanya.

D.Jenis sub bahasa SQL
Secara umum, bahasa SQL terbagi empat sub bahasa, yaitu:
  • Data Definition Language (DDL)
  • Data Manipulation Language (DML).
  • Data Control Language (DCL)
Implementasi DDL dan DML berbeda untuk tiap setiap DBMS, akan tetap secara general bahasa ini memiliki format standar yang ditentukan oleh ANSI.

Data Definition Language (DDL)

DDL digunakan untuk mendefinisikan, mengubah, serta menghapus basis data dan objek yang diperlukan dalam basis data, misalnya tabel, view, user, dan sebagainya. Secara umum, peritah DDL meliputi:


  • CREATE untuk membuat objek baru,
  • USE untuk menggunakan objek,
  • ALTER untuk mengubah objek yang sudah ada, dan
  • DROP untuk menghapus objek.

  • DDL biasanya digunakan oleh administrator database dalam ppengembangan sistem informasi.

    Data Manipulation Language (DML)

    DML digunakan untuk memanipulasi data yang ada dalam suatu tabel. Perintah yang umum digunakan, yaitu:
    • SELECT untuk menampilkan data
    • INSERT untuk menambahkan data baru
    • UPDATE untuk mengubah data yang sudah ada
    • DELETE untuk menghapus data

    ata Control Language (DCL)

    Data Control Language (DCL) merupakan sub bahasa SQL yang digunakan untuk melakukan pengontrolan data dan server databasenya.Perintah DCL digunakan untuk masalah  keamanan database dalam lingkungan beberapa pengguna database. Dua jenis perintah DCL adalah GRANT REVOKE dan. Hanya Database Administrator atau pemilik dari objek database dapat memberikan / menghapus hak istimewa pada objek database. Perintah DCL, antara lain:
    • GRAND  untuk memberikan hak akses oleh administrator server kepada pengguna biasa. Hak akses tersebut berupa hak membuat (CREATE), mengambil (SELECT), menghapus (DELETE), mengubah (UPDATE), dan hak khusus yang berkaitan dengan sistem databasenya.
    • REVOKE  Perintah ini memiliki kegunaan terbalik dengan GRAND, yaitu untuk menghilangkan atau mencabut hak akses yang telah diberikan kepada user oleh administrator.