Minggu, 05 Maret 2017

Penjelasan perintah dasar SQL Oracle (Constaint)

Membuat Tabel dengan CONSTRAINT
Macam-macam Constraint
1. Constraint NOT NULL
Berarti kolom ini tidak boleh kosong. Kolom yang berfungsi sebagai Primary Key juga tidak boleh kosong. Buat tabel seperti dibawh ini

Lalu untuk melihat strukturnya tampilkan dengan perintah :
SQL> desc emp01;
Lalu insert data  dan tampilkan dengan perintah (select *from emp01):
Coba pada bagian “LAST_NAME”  kita kosongi maka  akan terjadi error:

Error terjadi karena pada kolom last_name tabel emp01 tidak diisi padahal tabel ini  sifatnya constraint NOT NULL  atau tidak boleh kosong.
Coba lakukan insert data lagi dengan mengosongi kolom salary


Maka isi kolom berhasil di tambahkan walaupun kolom salary kosong, hal ini terjadi karena tidak ada aturan khusus pada kolom salary (Constraint ).
2. Constraint UINIQUE
Unik berarti tidak boleh sama. Constraint UNIQUE berarti tidak ada constraint yang nilainya sama denganyang lain karena ini merupakan ciri khas dari kolom tersebut.
Coba  buat tabel baru :

apakah anda pernah menemui error seperti ini? coba cek bagian error yaitu di line 8
"name already used cy an existing constraint" ini berarti nama constraint ini sudah digunakan. Solusinya anda bisa mengganti namanya .
Lalu tambahkan data dan tampilkan data yang sudah ditambahkan

coba masukan  data dengan email yang sama

maka data yang di inputkan akan error karena email yng di imutkan sama.

3.  CONSTRAINT PRIMARY KEY membentuk key yang unik pada suatu tabel
Lalu kita buat tabel baru, isi dan tampilkan isi  tabel:

Dan coba kita isikan dengan kolom department_id yang sama:



Terjadi error karena id yang diisikan sama karena kolom department_id sebelumnya sudah didefinisikan sebagai primary key dan tidak mungkin ada yang sama.
4. CONSTRAINT FOREIGN KEY :  suatu kolom yang ada pada suatu tabel juga dimiliki tabel lain sebagai primary key.
Buat tabel baru seperti dibawah ini :

Lalu insert data dan tampilkan
Masukan data ke dua

Error karena pada “department_id”=”2” belum di inputkan jadi foreign keynya belum ada.
Karena kolom “department_id=1” pada departements sudah diinputkan jadi foreign keynya ada.



Sabtu, 04 Maret 2017

Penjelasan perintah dasar SQL Oracle (part1)

Data Deffinition Language
A. Perintah dasar membuat tabel
1. Membuat tabel baru:

2. Untuk melihat seluruh tabel yang ada menggunakan perintah :
SQL> SELECT *FROM TAB;
maka semua tabel akan tampil seperti dibawah ini:

3. Untuk melihat struktur tabel mahasiswa yang kita buat tadi maka gunakan perintah berikut:
SQL> DESCRIBE MAHASISWA;
Maka akan tampil seperti dibawah ini : 



4. Lalu perintah alter untuk merubah struktur table seperti tipe field, menambah field baru dan merubah nama field.
  • Merubah tipe field : SQL>alter table mahasiswa modify (nim number (8));
  • Menambah field : SQL> alter table mahasiswa add (usia number (3));
  • Mengganti nama table: SQL>alter table mahasiswa rename to mhs;
5. Lalu tempilkan lagi struktur table MHS dengan perintah ;
SQL>DESCRIBE MHS;
Maka akan tampil seperti dibawah ini:

6. Lalu tambahkan data dengan perintah INSERT.
SQL> insert into mhs values (1,'SUMANTO','SLEMAN',20);
7. Untuk mengedit tabel digunakan perintah UPDATE
SQL> UPDATE MHS SET NAMA='SUMANT'WHERE NIM=1;
8. Lalu tambahkan 5 data seperti dibawah ini




Rabu, 22 Februari 2017

Sejarah dan definisi SQL lengkap


A. Sejarah SQL
SQL dikembangkan pada akhir 70 an. Dimulai dari sebuah penelitian Jhony Oracle yang bekerja sebagai peneliti dari IBM di San Jose California. sejarah SQL ini tidak telepas dari project IBM yaitu System R yang tujuannya untuk meneliti Relational Database Server. dalam artikelnya Jhony membahas tentang kemungkinan pembuatan bahasa standar untuk mengakses data dalam database. bahasa standar tersebut kemudian diberi nama SEQUEL (Stuctured English Query Language)akan tetapi karena permasalahan hukum mengenai penamaan SEQUEL, IBM lalu mengubah namanya menjadi SQL. Implemantasi basis data relasional dikenal dengan System/R.System R ini di design oleh R.F. Boyce dan D.D. Chamberline.

B.Standarisasi SQLStandarisasi SQL dimulai sejak tahun 1986, diawali dengan dilaunchingnya standar SQL oleh ANSI. Standar ini kemudian disebut sebagai SQL86. Standar tersebut kemudian mengalami perbaikan-perbaikan pada tahun 1989, 1992.  Versi terakhir dikenal dengan SQL92. Selanjutnya pada tahun 1999 dikeluarkan standar baru yaitu SQL99 , hanya saja dalam perkembanganya DBMS umumnya mereferensi pada SQL92. Saat ini, sesungguhnya tidak ada server basis data yang 100% mendukung SQL92. Hal ini disebabkan masing-masing server memiliki gaya bahasanya sendiri-sendiri.

C. Pengertian SQL
SQL merupakan bahasa yang peling umim dipakai dalam pengolahan database rasional. bahasa ini adalah bahasa standar yang digunakan dlaam DBMS relasional. saat ini hampir semua Dbms mendukung bahasa ini untuk pengelolaan datanya.

D.Jenis sub bahasa SQL
Secara umum, bahasa SQL terbagi empat sub bahasa, yaitu:
  • Data Definition Language (DDL)
  • Data Manipulation Language (DML).
  • Data Control Language (DCL)
Implementasi DDL dan DML berbeda untuk tiap setiap DBMS, akan tetap secara general bahasa ini memiliki format standar yang ditentukan oleh ANSI.

Data Definition Language (DDL)

DDL digunakan untuk mendefinisikan, mengubah, serta menghapus basis data dan objek yang diperlukan dalam basis data, misalnya tabel, view, user, dan sebagainya. Secara umum, peritah DDL meliputi:


  • CREATE untuk membuat objek baru,
  • USE untuk menggunakan objek,
  • ALTER untuk mengubah objek yang sudah ada, dan
  • DROP untuk menghapus objek.

  • DDL biasanya digunakan oleh administrator database dalam ppengembangan sistem informasi.

    Data Manipulation Language (DML)

    DML digunakan untuk memanipulasi data yang ada dalam suatu tabel. Perintah yang umum digunakan, yaitu:
    • SELECT untuk menampilkan data
    • INSERT untuk menambahkan data baru
    • UPDATE untuk mengubah data yang sudah ada
    • DELETE untuk menghapus data

    ata Control Language (DCL)

    Data Control Language (DCL) merupakan sub bahasa SQL yang digunakan untuk melakukan pengontrolan data dan server databasenya.Perintah DCL digunakan untuk masalah  keamanan database dalam lingkungan beberapa pengguna database. Dua jenis perintah DCL adalah GRANT REVOKE dan. Hanya Database Administrator atau pemilik dari objek database dapat memberikan / menghapus hak istimewa pada objek database. Perintah DCL, antara lain:
    • GRAND  untuk memberikan hak akses oleh administrator server kepada pengguna biasa. Hak akses tersebut berupa hak membuat (CREATE), mengambil (SELECT), menghapus (DELETE), mengubah (UPDATE), dan hak khusus yang berkaitan dengan sistem databasenya.
    • REVOKE  Perintah ini memiliki kegunaan terbalik dengan GRAND, yaitu untuk menghilangkan atau mencabut hak akses yang telah diberikan kepada user oleh administrator.